Syams telah kembali ke peraduan atas izin Allah. Qomariyah telah siap untuk menggantikannya dengan ridho sang Khaliq. Tak putusnya aku memohon ampunan serta doa kupanjatkan. Hanya Dia-lah Yang Maha Kuasa, tempatku mengadu dan berlindung. Meneguhkan hati untuk selalu beristiqomah. Dalam setiap doaku, aku memohon akan ampunan-Nya, dan memohon keridhoan Rabb-ku, Yang Maha Merajai. Memohon ampunan dan doa untuk orang tuaku juga kupanjatkan. Dengan hati yang mendamba rahmat dan hidayah-Nya, aku kembali bersimpuh memohon pada-Nya.
Tangisan Oleh : Ovibra ketika do’a dipanjatkan ketika itu air mata menetes tak terelakkan namun bukanlah tangisan kesedihan melainkan tangisan kebahagiaan aku bersyukur karena aku masih bisa menangis menangis untuk memohon pada Sang Pencipta aku kasihan pada mereka yang tak bisa menangis mereka yang membatu hatinya batu yang keras, yang tak terpecahkan mereka yang tak mengenal kasih dan sayang aku bersyukur, aku dapat menangis tapi aku tak ingin menunjukkannya pada siapapun tapi tak dapat kupungkiri aku pun tak dapat menyembunyikannya aku hanya ingin tangisan ini dan rasa yang kualami hanya aku dan Allah yang tahu...
Komentar
Posting Komentar